51 Bentukan Mental

51 Bentukan Mental

漢

Tiếng Việt

Sanskerta

English

Indonesia

 

徧行五

5 tâm sở biến hành

sarvatraga

5 Universals

5 Universal

觸 xúc sparśa contact kontak
作意 tác ý mānaskāra attention perhatian
受 thọ vedanā feeling perasaan
想 tưởng saṃjñā perception persepsi
思 tư cetanā volition kehendak

別境五

5 tâm sở biệt cảnh

viniyata

5 Particulars

5 Partikular

欲 dục chanda intention niat
勝解 thắng giải adhimokṣa determination ketetapan hati
念 niệm smṛti mindfulness kesadaran penuh
定 định samādhi concentration konsentrasi
慧 tuệ prajñā (mati) insight wawasan

善十一

11 tâm sở thiện

11 Kuśala

11 Wholesome

11 Hal Bajik

信 tín śraddhā faith keyakinan
慚 tàm hrī inner shame malu tidak berbuat bajik
愧 quý apatrāpya, apatrapā shame before others takut tidak berbuat bajik
無貪 vô tham alobha absence of craving tanpa keserakahan
無瞋 vô sân adveśa absence of hatred tanpa kebencian
無癡 vô si amoha absence of ignorance tanpa ketidaktahuan
精進 cần vīrya diligence, energy keuletan, semangat
輕安 khinh an praśrabdhi tranquility, ease ketenangan, ketenteraman
不放逸 bất phóng dật apramāda vigilance, energy kewaspadaan, semangat
行捨 hành xả upekṣā equanimity ekuanimitas, non diskriminasi
不害 bất hại ahiṃsā non harming tanpa kekerasan

一行
禪師添加

Thầy Nhất Hạnh
thêm

Wholesome M.F.
added by Thầy

Bentukan Mental Bajik yang ditambahkan oleh Thầy

無畏 vô úy abhaya non fear tanpa ketakutan
無憂 vô ưu asóka absence of anxiety tanpa kegelisahan
堅 kiên sthira stability, solidity kekokohan, kestabilan
慈 từ maitri loving kindness cinta kasih
悲 bi karuna compassion welas asih
喜 hỷ mudita joy sukacita
謙 khiêm sagauravatā humility kerendahan hati
樂 lạc sukha happiness kebahagiaan
清涼 thanh lương nirjvara feverlessness kesejukan batin
自在 tự tại vasika freedom/sovereignty kebebasan/kedaulatan

根本煩惱六

6 căn bản
phiền não

6 Kleśa

6 Primary
Unwholesome

6 Kekotoran Batin Utama

貪 tham rāga craving, covetousness keserakahan, ketagihan
瞋 sân pratigha hatred kebencian
癡 si mudhi ignorance, confusion ketidaktahuan, kebingungan
慢 mạn māna arrogance kesombongan
疑 nghi vicikitsā doubt, suspicion keraguan, kecurigaan
惡見 kiến dṛṣṭi wrong view pandangan keliru

隨煩惱二十

20 tùy phiền não

được chia làm 3 phần

20 Upakleśa

20 Secondary
Unwholesome

20 Kotoran Batin Sekunder

小隨煩惱十

tiểu tùy: 10

10 Minor Secondary
Unwholesome

10 Kotoran Batin Sekunder Kecil

忿 phẫn krodha anger kemarahan
恨 hận upanāha resentment, enmity kebencian, permusuhan
覆 phú mrakṣa concealment menyembunyikan/merahasiakan sesuatu
惱 não pradāśa maliciousness kedengkian
嫉 tật īrṣyā jealousy kecemburuan
慳 xan mātsarya selfishness, parsimony keegoisan, kekikiran
誑 cuống māyā deceitfulness, fraud kecurangan, kebohongan
諂 siễm śāṭhya guile tipu muslihat
害 hại vihiṃsā desire to harm keinginan untuk menyakiti
憍 kiêu mada pride keangkuhan

中隨煩惱二

trung tùy: 2

2 Middle Secondary
Unwholesome

2 Kotoran Batin Menengah

無慚 vô tàm āhrīkya lack of inner shame tanpa rasa malu berbuat jahat
無愧 vô quý anapatrāpya, anapatrapā lack of shame before others tanpa rasa takut berbuat jahat

大隨煩惱八

đại tùy: 8

8 Greater Secondary
Unwholesome

8 Kotoran Batin Sekunder Besar

掉擧 trạo cử auddhatya restlessness kegelisahan
惛沉 hôn trầm styāna drowsiness ketidur-tiduran
不信 bất tín āśraddhyā lack of faith, unbelief kurang keyakinan
懈怠 giải đãi pramāda laziness kemalasan
放逸 phóng dật kausīdya negligence kelalaian
失念 thất niệm muṣitasmṛtitā forgetfulness kealpaan, tanpa kesadaran penuh
散亂 tán loạn vikṣepa distraction distraksi
不正知 bất chánh tri asaṃprajanya lack of discernment tanpa pikiran tepat

一行禪師添加

Thầy Nhất Hạnh
thêm

Unwholesome M.F.
added by Thầy

Kotoran Batin yang ditambahkan oleh Thầy

恐懼 sợ hãi bhaya fear ketakutan
憂 lo lắng (hồi hộp) soka anxiety kegelisahan
絕望 tuyệt vọng visada despair keputusasaan

不定四

4 tâm sở bất định

aniyata

4 Indeterminate

4 Hal yang Tidak Pasti

悔 hối kaukṛtya regret, repentance penyesalan, pertobatan
眠 miên middha sleepiness rasa kantuk
尋 tầm vitarka initial thought pikiran awal
伺 từ vicāra sustained thought pikiran lanjutan

 

Mengenali Perasaan dan Emosi

Mengenali Perasaan dan Emosi

Begawan Buddha, berkat latihan kesadaran sepenuhnya dalam bernapas dan berjalan, aku sadar dengan apa yang sedang terjadi di sekelilingku. Aku dapat mengenali berbagai formasi mental pada saat formasi itu muncul. Aku tahu bahwa, luka yang ada dalam leluhur dan orang tuaku, juga merupakan luka aku sejak kecil hingga saat ini, masih berada di dalam kesadaranku. Kadangkala rasa sakit bercampur dengan kesedihan muncul dalam hatiku, dan jika aku tidak tahu bagaimana mengenali, merangkul dan membantunya menjadi tenang, aku bisa saja mengatakan dan melakukan sesuatu yang menyebabkan perpecahan dalam keluarga atau komunitasku. Ketika aku menyebabkan perpecahan di sekitar, aku juga merasa terpisah dari yang lain. Begawan Buddha, aku tekun mengingat ajaranmu, untuk berlatih kesadaran sepenuhnya dalam bernapas dan berjalan, dan menghasilkan lebih banyak energi positif dalam kehidupan sehari-hari. Aku dapat menggunakan energi ini untuk mengenali rasa sakit dalam diriku dan membantunya menjadi tenang. Aku mengetahui bahwa membekap berbagai perasaan dan emosi ketika mereka muncul hanya akan membuat situasi menjadi makin sulit.

Begawan Buddha, berkat ajaranMu, aku tahu perasaan dan emosi ini sebagian besar berasal dari pandangan sempit dan pengertian tidak utuh. Aku mempunyai gagasan keliru mengenai diriku dan orang lain. Aku mempunyai gagasan tentang kebahagiaan dan penderitaan yang tidak dapat aku lepaskan. Aku telah membuat diriku menderita karena gagasan-gagasan tersebut. Sebagai contoh, aku mempunyai gagasan bahwa kebahagiaan dan penderitaan berasal dari luar diriku dan bukan karena pikiranku sendiri. Caraku melihat, mendengar, mengerti dan menilai telah membuatku menderita dan membuat orang yang aku cintai menderita juga. Aku tahu bahwa dengan melepaskan gagasan ini, aku akan lebih bahagia dan lebih damai dalam tubuh dan batin. Dengan melepaskan gagasan sempit dan persepsi keliru, perasaan menderita dan emosiku tidak mempunyai landasan lagi untuk muncul.

Begawan Buddha, aku tahu bahwa aku masih mempunyai banyak persepsi keliru yang mencegahku melihat segala sesuatu apa adanya. Aku berjanji mulai momen ini aku akan berlatih menatap secara mendalam bahwa kebanyakan penderitaanku muncul dari persepsi dan gagasanku. Aku mestinya tidak menyalahkan orang lain ketika aku menderita, tetapi mesti kembali kepada diriku dan mengenali akar dari penderitaan yang sesungguhnya adalah persepsiku yang keliru dan kekuranganku dalam pengertian yang mendalam. Aku mesti berlatih menatap secara mendalam, melepaskan persepsi keliru, dan membantu orang lain melepaskan persepsi kelirunya sehingga mereka juga dapat mengatasi penderitaan.

Menyentuh bumi

Bersujud kepada Bodhisattwa Pengertian Agung, Manjushri (Genta).
Bersujud kepada sesepuh Pengertian Agung, Shariputra (Genta).
Bersujud kepada sesepuh yang mencatat semua ajaran, Ananda (Genta)